Sederhanakah Rasa๐Ÿ’Ÿ (?)

Aku adalah terbuka bagi kehidupan/ juga pribadiku.. pada siapa saja/ terlebih pada semua yg berkenan di hati.๐ŸŒฑ๐ŸŒท

Hmm.. namun kali ini aku belajar utk tdk sepenuhnya/ kali ini belajar utk menyembunyikan/ kali ini dgnmu balajar utk menyederhanakan/ belajar utk menyimpan/ belajar utk tak berterus terang-tak berlebihan ๐Ÿ˜Š ๐Ÿ’•

kesemuanya hanya sebab perasaan/ entah ia Rindu/ penuh kasih sayang/ atau hanya betapa meluap-luapnya rasa/ betapa ukhuwah ini bermekaran/ padamu aku belajar utk tak menyampaikan/ darimu aku belajar pembuktian/ bukan sekedar pengekspresian.๐Ÿฃ

Denganmu../ mengenalmu/ dipersaudarakan bersama/ melangkah berdampingan/ Alhamdulillah sekali bukan? ๐ŸŒฟ๐ŸŒป

ini syukurku/ ini belajarku/ ini lukis hidupku/ kau warna yang tak sama/ kau bukan sekedar biru, atau tosca, atau putih, atau merah bata.. kau entahlah..
Ya.. kaulah "entahlah" itu.๐Ÿ˜๐Ÿ˜‚

Begitu?
Aku mengenali pribadi hangat ke-ibu-anmu
ya.. kau kadang sok Cuek/ tapi tak pernah sungguhan berlaku/ ah.. asal-asalanmu saja membuatku tetap sering merindu/ meski diam-diam ๐Ÿ‘€


Bagi pribadimu, kau tak menerima rasa yg berlebih (ah.. sungguh berbeda)/ tak menerima perlayanan  istimewa/ tak menerima perhatian yg lebih dari biasa/ semuanya sederhana saja, pintamu.๐Ÿƒ

Sejatinya, inilah istimewamu kawan..๐Ÿ˜‰
Hanya.. tersimpan utk rasa/ Namun meluap utk tegakkan yg Hak dan cegah yg Bathil. Allahu akbar!!๐Ÿ˜‡

*RizkaHayati
#SederhanaIstimewaIni
#TrimkasihUtkKenanmuBersaudaraDgnku
#UhibbukifillahSaudariku๐Ÿฃ๐Ÿ˜‰

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jejak Pertemuan

Tentang Rasa #2

Setengah Isi Setengah Kosong