Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sajak Rindu

Kita, Masihkah Terhubung dalam Do'a?

Gambar
Kita, Masihkah Terhubung dalam Do'a? Kau tau, bahkan (lagi-lagi hanya) utk mengucapkan rindu saja aku merasa tak layak. Level sungkan itu naik tingkat. Beberapa catatan di note ini yg kutelusuri tadi membawamu hadir disegala ceritaku semakin membuat kerinduan bertalian, bukan berkurang namun kian mengerati, kukira dgn merahasiakan darimu, lalu berbisik-bisik ke arah bumi di 1/3 malamku itu membuatku lega dan lupa bahwa rinduku  masih menetap disini, Fa.. Fi rindukanmu  lagi.. Hari ini kubuka FB, ada sebuah pesan dari FB ttg informasi kbr pertman kita yg sdh 6 thn Aniversary FriendsDay.. masyaAllah alhamdulilah sdh sebegitulah usia ukhuwah kita ternyata. Aku masih ingat dibulan ini tgl 28 tepatnya kita memperingati aniversary  FifaDay 6th. semoga tetap berkekalan hingga surga ya Fa.. Jikalau harus kugambarkan hatiku.. ah.. terlalu sering kuceritan ttg gejolak ini, ttg detak ini, ttg rindu yg bertubi-tubi, dengan rasa yg selalu tak biasa saat aku menginga...

Bahasa R.I.N.D.U

Gambar
Denganmu beda.. Rindu bukan sekedar rasa ingin jumpa, atau segera bertemunya kita, atau menanggung sesak yg tak terkira, atau doa-doa yg dimunajat utk si rindu kita, atau retak-retak rasa yg meremukkannya.. Denganmu beda, rindu juga lega.. Denganmu sungguh berbeda, rindu juga debit yg melonggari hati Ia menitik di atas sajadah, setelah melebat mengalirkanmu dalam tunduk-tunduk khusyuk Lengkap dengan kedua yg menengadah, lengkap dgn kesemua beserta atau-ataunya Jika rindu adalah harap, bagiku ia adalah nafasnya hidup, bukan atasmu namun, jelas untukmu *Uhibbuki fillah saudariku