Merindu yang dirindu
Sekelumit cerita kutaburkan lagi,
Barangkali kisah biasa, namun ttp bermakna
Sudah pernah kukisahkan tentangnya sebelum ini, baru tau rasanya dirindukan oleh orang yg selama ini sangat "cool" beratus rindu yang diutarakan sesakali dijawabnya, "sama, Aku juga"
Kk D'yank.. Kakak sederhana istimewaku, sebulan ini, sujud dan do'a2ku mengucur deras kadang bersama bulir2 bening yg meleleh dari sudut mata. Mendoa segala yg terbaik baginya, terlebih 2 minggu ini, bersebab bentol2 berair ditubuhnya..
Seminggu lalu ia kena virus cacar, aku intens memantaunya via sosmed atau telp. Nyaris seriap siang dan malam, Hanya krn ingin tau kabarnya, mencemaskannya, dan belakangan sejak pindah ke Pondok Tahfiz dan kenal seorang ustazah, yg berusia lebih muda darinya, atau sejak ehmm.. Kisah yg kutulis tentangnya dia baca, atau entah sebab yg mana, aku semakin sering mendapati kata Rindunya, yang ia tujukan padaku ,tak ingin salah paham, tapi kukira ini jujur, tak ada maksud rindu pada lelain, itu emank merindukanku, sebab aku juga sangat, hanya malu selalu mengulang-ulang kata yang sama utknya, Rindu. Namun kata Rindunya membuatku semakin tak berdaya๐๐ menyesakkan dada, membawa rasa ingin jumpaaaaa... ๐
Tak pernah hadir dibenak bahwa akan semakin sering dihujani kata-kata rindunya, seorang ustazah bernama Halimah, hafizah 6Juz Al-Qur'an, membuatnya merasakan secuil kehadiranku disisinya, dan selalu begitu.. Sebab menurutnya, ada beberapa hal secara sikap si ustazah yg mirip tingkahku.. "kekanakan, polos2 gimana gitu, agak maskulin" masak siiih?? Itu Aku yg dulu looh, sdh 2 thn kk D'yank gk pulang, ia akan mendapatiku yg berbeda (barangkali๐)
Kutunggu kembalimu bersama "ehmm.. " Desember 2016 ini yak.. ๐
Aku bersyukur Allah perSahabtkan aku denganmu, Uhibbukifillah kakak.. ๐
Barangkali kisah biasa, namun ttp bermakna
Sudah pernah kukisahkan tentangnya sebelum ini, baru tau rasanya dirindukan oleh orang yg selama ini sangat "cool" beratus rindu yang diutarakan sesakali dijawabnya, "sama, Aku juga"
Kk D'yank.. Kakak sederhana istimewaku, sebulan ini, sujud dan do'a2ku mengucur deras kadang bersama bulir2 bening yg meleleh dari sudut mata. Mendoa segala yg terbaik baginya, terlebih 2 minggu ini, bersebab bentol2 berair ditubuhnya..
Seminggu lalu ia kena virus cacar, aku intens memantaunya via sosmed atau telp. Nyaris seriap siang dan malam, Hanya krn ingin tau kabarnya, mencemaskannya, dan belakangan sejak pindah ke Pondok Tahfiz dan kenal seorang ustazah, yg berusia lebih muda darinya, atau sejak ehmm.. Kisah yg kutulis tentangnya dia baca, atau entah sebab yg mana, aku semakin sering mendapati kata Rindunya, yang ia tujukan padaku ,tak ingin salah paham, tapi kukira ini jujur, tak ada maksud rindu pada lelain, itu emank merindukanku, sebab aku juga sangat, hanya malu selalu mengulang-ulang kata yang sama utknya, Rindu. Namun kata Rindunya membuatku semakin tak berdaya๐๐ menyesakkan dada, membawa rasa ingin jumpaaaaa... ๐
Tak pernah hadir dibenak bahwa akan semakin sering dihujani kata-kata rindunya, seorang ustazah bernama Halimah, hafizah 6Juz Al-Qur'an, membuatnya merasakan secuil kehadiranku disisinya, dan selalu begitu.. Sebab menurutnya, ada beberapa hal secara sikap si ustazah yg mirip tingkahku.. "kekanakan, polos2 gimana gitu, agak maskulin" masak siiih?? Itu Aku yg dulu looh, sdh 2 thn kk D'yank gk pulang, ia akan mendapatiku yg berbeda (barangkali๐)
Kutunggu kembalimu bersama "ehmm.. " Desember 2016 ini yak.. ๐
Aku bersyukur Allah perSahabtkan aku denganmu, Uhibbukifillah kakak.. ๐
Komentar
Posting Komentar