Hingga Apapun Perasaan, rasanya Sederhana
Ada yg keliru dgn sederhanamu..
Rasa-rasanya aku tetap benar, utk setiap rasa yg kita awali dari ukhuwah fillah..
Hati tak bisa memilih, namun ia DIPILIHKAN, di dekatkan dgn izin Tuhan.
Ada tawa kecil tersungging sebab nasihatmu tempo itu, Alhamdulillah.. Aku mendengarkan, aku berupaya menjalankan, Aku menginsyafi, InsyaAllah telah berproses memperbaiki.
Seperti halnya mencegah kemungkaran, menasihatkan juga jalan agar kita tetap bersama dlm taqwa..
1.Dengan tangan (kekuasaan)
2.Dengan Lisan (nasihat langsung)
3. Dengan Hati (mendoakanmu dlm sembunyiku)
Namun kumulai dari titik terlemahnya aku dihadpanmu, Aku masih hanya mampu mendo'a,
aku mengenalmu sedikit memang, kau memiliki hati yg tak mudah utk bangkit tiap x tersakiti, kau tak cukup terlatih utk kebal dari pikiran negatif dari dirimu sendiri bahkan ataupun dari orang lain. Kau berhati yg begitu lembut namun traumatis..
Ah.. Semoga Aku bukan termasuk salah seorang yg telah sukses menyesakkanmu pula. Maafkanlah.
Kumulai dgn doa ini, semoga Allah luaskan hatimu, Allah kokohkan taqwamu, Allah istiqomahkan nikmat islam, nikmat iman atasmu.
Allah luaskan ikhlasmu, Allah luruskan cara berpikir dan bersikapmu..πΎ
Semoga Allah terangkan mana yg Hak dan mana yg Bathil seterang-terangnya di hadapanmu, lalu Allah karunia engkau azam dan kekuatan utk menjalankan yg Hak, meninggalkn yg Bathil.
π±πΎπππ
Kawan,
Ada segetar hati ini yg sesekali merindukanmu, namun aku memilih mematung dlm jarak tertentu.
Ada sesak yg menyumbati rongga hati, aku tercekat, namun kutatap dlm senyuman..
Kukabarkan pd Allah, kubisikkan kpd-Nya, "Ya Allah Engkau membuatku merindukannya lagi, Ya..makhlukmu yg ini.. Semoga Engkau kumpulkan kami hingga di Jannah-Mu"
Bagiku merindukanmu, adalah cara Allah mengajarkanku utk selalu ikhlas, menamai ini Ukhuwah fillah. Iya.. Bersaudara karena Allah, lalu mencintaipun krn Allah, dan kemudian merindukanmu sebab Allah pula.πΏ
Jika harus diuraikan, kupaksakan..
Barangkali, sebab nasihatmu yg menggugah, mengubahku lebih ringan kini, yg kesemua karena Allah, lalu Allah mematri kecendrungan hati ini pula padamu.
Rasa-rasanya ada yg tak lagi sesederhana rasamu..
Kulihat ada yg keliru dgn sederhanamu..
"utk menjadikan Allah satu-satunya, nomor satu, hingga jika mencintai, Allah tak mencemburui, hingga jika merindui Allah meridhoi.."
Semoga kita selalu mampu menerima selapang-lapangnya nasihat dalam kebaikan. Agar tetap bersama dalam taqwa. Uhibbuki fillah RHπΉ
Rasa-rasanya aku tetap benar, utk setiap rasa yg kita awali dari ukhuwah fillah..
Hati tak bisa memilih, namun ia DIPILIHKAN, di dekatkan dgn izin Tuhan.
Ada tawa kecil tersungging sebab nasihatmu tempo itu, Alhamdulillah.. Aku mendengarkan, aku berupaya menjalankan, Aku menginsyafi, InsyaAllah telah berproses memperbaiki.
"Utk tdk menjadikan ia satu-satunya proiritasku, cukup ia telah menjadi salah satu prioritasku"Utk hari2 yg berlalu, aku menyaksikan staminamu menurun, semarakmu me-layu, hadirmu tak menggeliatkan semangat, "Ada apa dgnmu saudariku?"
Seperti halnya mencegah kemungkaran, menasihatkan juga jalan agar kita tetap bersama dlm taqwa..
1.Dengan tangan (kekuasaan)
2.Dengan Lisan (nasihat langsung)
3. Dengan Hati (mendoakanmu dlm sembunyiku)
Namun kumulai dari titik terlemahnya aku dihadpanmu, Aku masih hanya mampu mendo'a,
aku mengenalmu sedikit memang, kau memiliki hati yg tak mudah utk bangkit tiap x tersakiti, kau tak cukup terlatih utk kebal dari pikiran negatif dari dirimu sendiri bahkan ataupun dari orang lain. Kau berhati yg begitu lembut namun traumatis..
Ah.. Semoga Aku bukan termasuk salah seorang yg telah sukses menyesakkanmu pula. Maafkanlah.
Kumulai dgn doa ini, semoga Allah luaskan hatimu, Allah kokohkan taqwamu, Allah istiqomahkan nikmat islam, nikmat iman atasmu.
Allah luaskan ikhlasmu, Allah luruskan cara berpikir dan bersikapmu..πΎ
Semoga Allah terangkan mana yg Hak dan mana yg Bathil seterang-terangnya di hadapanmu, lalu Allah karunia engkau azam dan kekuatan utk menjalankan yg Hak, meninggalkn yg Bathil.
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya... ('Δli `ImrΔn:103)
π±πΎπππ
Kawan,
Ada segetar hati ini yg sesekali merindukanmu, namun aku memilih mematung dlm jarak tertentu.
Ada sesak yg menyumbati rongga hati, aku tercekat, namun kutatap dlm senyuman..
Kukabarkan pd Allah, kubisikkan kpd-Nya, "Ya Allah Engkau membuatku merindukannya lagi, Ya..makhlukmu yg ini.. Semoga Engkau kumpulkan kami hingga di Jannah-Mu"
Bagiku merindukanmu, adalah cara Allah mengajarkanku utk selalu ikhlas, menamai ini Ukhuwah fillah. Iya.. Bersaudara karena Allah, lalu mencintaipun krn Allah, dan kemudian merindukanmu sebab Allah pula.πΏ
Jika harus diuraikan, kupaksakan..
Barangkali, sebab nasihatmu yg menggugah, mengubahku lebih ringan kini, yg kesemua karena Allah, lalu Allah mematri kecendrungan hati ini pula padamu.
Rasa-rasanya ada yg tak lagi sesederhana rasamu..
Kulihat ada yg keliru dgn sederhanamu..
"utk menjadikan Allah satu-satunya, nomor satu, hingga jika mencintai, Allah tak mencemburui, hingga jika merindui Allah meridhoi.."
"Hingga apapun perasaan, rasanya tetap sederhana"Aku hanya mengingini bhw semoga kita tetap slg membersamai di jalan dakwah yg berliku ini.
"Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal)." (Al-Baqarah:165)
Semoga kita selalu mampu menerima selapang-lapangnya nasihat dalam kebaikan. Agar tetap bersama dalam taqwa. Uhibbuki fillah RHπΉ

Komentar
Posting Komentar